Gejala Klinis Psoriasis


Kobner Phenomenon
Kobner Phenomenon
Keadaan umum tidak dipengaruhi, kecuali pada psoriasis yang menjadi eritroderma. Sebagian pasien mengeluh gatal ringan. Tempat predileksi pada scalp, perbatasan scalp dengan wajah, ektremitas terutama bagian ekstensor di bagian siku dan  lutut serta daerah lumbo sacral.

Faktor penyebab Psoriasis

Psoriasis
Psoriasis
Untuk beberapa dekade, psoriasis merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperplasia sel epidermis dan inflamasi dermis. Karakteristik tambahan berdasarkan perubahan histopatologi yang ditemukan pada plak psoriatik dan data laboratorium yang menjelaskan siklus sel dan waktu transit sel pada epidermis. Epidermis pada plak psoriasis menebal dan hiperplastik, dan terdapat maturasi inkomplit sel epidermal di atas area sel germinatif. Replikasi yang cepat dari sel germinatif sangat mudah dikenali, dan terdapat pengurangan waktu untuk transit sel melalui sel epidermis yang tebal.

Psoariasis

Psoriasis mungkin adalah salah satu penyakit yang sudah lama ditemukan pada manusia dan merupakan penyakit yang juga menimbulkan banyak tanda tanya dalam diagnosisnya. Beberapa peneliti percaya bahwa psoriasis sudah ada sejak dahulu dan dikenal dengan sebutan “Tzaraat” dalam Alkitab.

Pengobatan Paronikia atau Cantengan

Paronikia akut umumnya disebabkan oleh bakteri, pengobatan pilihan preparat flucloxacilin 4 x 250 mg/hari ; umumnya berhasil baik. Bila terbentuk pus dilakukan drainase, dengan tidak mengabaikan 5 prinsip pengobatan infeksi tangan yaitu :
1. Pemberian antibiotik
2. Istirahat dan elevasi bagian yang terkena infeksi
3. Pengenalan lebih dini adanya pus dan daerah pus yang tepat

Paronikia

Paronikia atau Cantengan adalah suatau reaksi peradangan mengenai lipatan kulit dan jaringan di sekitar kuku. Paronikia akut paling sering diakibatkan oleh infeksi bakteri, umumnya Staphylococcus aureus atau Pseudomonas aeruginosa, sedangkan Paronikia kronis disebab oleh jamur Candida albicans .

Cara Pencegahan Penyakit Jantung Koroner

Tidak ada motto kuno yang lebih baik dari ”Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Ini berlaku untuk siapapun, terlebih pada orang yang mempunyai faktor risiko yang tinggi. Prioritas pencegahan terutama dilakukan pada:
a. Pasien dengan PJK, penyakit arteri perifer, dan aterosklerosis cerebrovaskular.
b. Pasien yang tanpa gejala namun tergolong risiko tinggi karena:

Managemen Terapi Penyakit Jantung Koroner


Tujuan pengobatan adalah:
A. Memperbaiki prognosis dengan cara mencegah infark miokard dan kematian. Upaya yang dilakukan adalah bagaimana mengurangi terjadinya trombotik akut dan disfungsi ventrikel kiri. Tujuan ini dapat dicapai dengan modifikasi gaya hidup ataupun intervensi farmakologik yang akan: